Wanita | impresi |
H+3 hari Kartini
Kartini
Perempuan bermartabat
Perempuan anggun
Perempuan berpendidikan
Banyak perempuan jaman sekarang yang mungkin lupa sama perjuangan Kartini, supaya kita, perempuan, punya derajat yang sama dengan laki-laki. Peremuan juga bisa menjadi pemimpin, peremuan juga punya kesempatan untuk memulai suatu perubahan dalam diri. Mungkin, di era sekarang ini, dicinta lebih penting daripada dididik. Kala, perempuan dulu, sangat ingin belajar dan tak mementingkan hubungan percintaan mereka.
Suatu hari, sudah lama sekali. Baru saja selesai ulangan matematika. Seorang anak, teman saya, berteriak dan bilang, "Aduh mau nikah aja!" Sontak kaget, tapi saya tetap diam. Saya ngerti, betapa susahnya ulangan hari itu.
Saya perempuan umur 16 tahun. Dan, mungkin saya harus jujur. Kalau sebagian perempuan seumuran saya hanya mencari status 'in relationship with...' dibanding status 'mendapat nilai 100 karena jujur'. Saya apresiasi banget, perempuan yanng bisa tidak hanya mendapat status yang pertama tapi status kedua juga.
Kita adalah remaja-remaja yang punya kesempatan besar membangun negri ini. Tapi, berpotensi besar juga untuk menghacuran negri ini. Saya percaya, kalau setiap perempuan di Indonesia punya semangat yang berkobar sepertimu, Ibu Kartini.
Ibu Kartini, terimakasih untuk setiap perjuanganmu, sehingga setiap perempuan Indonesia saat ini bisa bersekolah. Bantu kami, agar kami, perempuan-perempuan, bisa menghargai pendidikan, berintegritas, dan menjaga nusantara ini.
Selamat hari Kartini
Komentar
Posting Komentar